Dokter Reisa Broto Asmoro Jadi Jubir Penanganan Covid-19


BACA JUGA:

Dokter Reisa Broto Asmoro akan menjadi juru bicara pemerintah penanganan Covid-19. Dia akan memperkuat tugas Achmad Yurianto yang selama ini menjadi juru bicara.

Reisa mengatakan, sebagai juru bicara, akan memperkuat tugas Yurianto dalam menyampaikan pesan edukasi ke masyarakat terkait pencegahan dan pemutusan mata rantai Covid-19. Khususnya dalam era masa transisi menuju kenormalan baru.

"Kebiasaan untuk hidup lebih sehat, lebih disiplin menjalankan protokol kesehatan agar bisa tetap produktif dan aman dari Covid-19. Sebab disiplin penting agar kehidupan kita semua tetap produktif dan terhindar senantiasa dari Covid," kata Reisa dalam pesan edukasinya saat konferensi pers harian, Senin (8/6).

Selain pesan edukasi, Reisa juga menyampaikan hal teknis terkait persebaran pasien Covid-19 dan jumlah orang diperiksa.

"Kami bekerja sesuai arahan Presiden, melacak persebaran covid dengan lebih agresif dan memanfaatkan telekomunikasi. Indonesia memeriksa lebih dari 10 ribu spesimen dan akan ditingkatkan jadi 20 ribu spesimen, ada 195 laboratorium yang disiapkan" ujar Reisa.

Dengan adanya Reisa, tidak berarti peran Yurianto berhenti sebagai juru bicara. 

Dua juru bicara ini justru memperkuat peran penyampaian informasi ke masyarakat seputaran Covid-19.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel