Usai Muchdi Pegang Komando, Berkarya Kini Dukung Jokowi


BACA JUGA:



Netizentalk.id - - Musyawarah luar biasa (Munaslub) Partai Berkarya tetap menghasilkan keputusan krusial meski dibubarkan Hutumo Mandala Putra atau Tommy Soeharto. Munaslub yang digelar oleh Presidium Penyelamat Partai Berkarya itu memutuskan untuk memilih Muchdi Pr sebagai ketua umum (Ketum).
Tidak hanya mengenai pucuk pimpinan partai yang dihasilkan dalam Munaslub Berkarya. Dalam munaslub tersebut juga diputuskan bahwa Berkarya mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.

"Partai Berkarya mendukung pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden RI Bapak Jokowi dan Wakil Presiden RI Bapak KH Ma'ruf Amin sebagai pasangan dalam pilpres hasil Pemilu 2019 yang sah," kata Sekjen Partai Berkarya terpilih, Badaruddin Andi Picunang dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/7/2020).

Walaupun berbeda sikap dengan Tommy, Munaslub Berkarya tidak mengesampingkan sosok Presiden ke-2 RI Soeharto. Buktinya, salah satu hasil Munaslub Berkarya yakni meminta negara menyematkan penghargaan kepada Soeharto sebagai pahlawan nasional.

"Partai Berkarya meminta kepada negara agar Presiden RI kedua Bapak Pembangunan H. Muhammad Soeharto diberi gelar pahlawan nasional yang telah berjasa dengan wacana trilogi pembangunannya dengan jaminan keamanan, pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di segala bidang," ujar Picunang.

Namun, Munaslub Berkarya memutuskan untuk menganulir kebijakan pengurus partai yang telah dikeluarkan sebelumnya. Salah satu kebijakan yang dianulir, yakni mengenai rekomendasi Pilkada Serentak 2020.

"Menganulir beberapa kebijakan pimpinan partai sebelumnya terkait SK pengurus di semua tingkatan yang cacat hukum dan rekomendasi Pilkada 2020 tanpa prosedural," terang Picunang.

Munaslub Berkarya digelar di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (11/7). Munaslub juga menunjuk Picunang sebagai Sekjen Berkarya, sekaligus Ketua TIm Formatur.

"Ketua umum terpilih Mayjen TNI Purn Muchdi Pr dan Sekjend terpilih Badaruddin Andi Picunang sekaligus Ketua dan Sekretaris Formatur dalam Tim Formatur yang terdiri dari 5 (lima) orang yang akan menyusun pengurus DPP Partai Beringin Karya (berkarya) periode 2020-2025," papar Picunang.

Pimpinan sidang munaslub tersebut adalah Badaruddin Andi Picunang selaku ketua, Sonny Pudjisono selaku sekretaris, Ferdi Andi Lolo selaku anggota perwakilan Indonesia timur, Erna selaku anggota perwakilan Indonesia tengah, dan Ira Hadiati selaku anggota perwakilan Indonesia barat.

Gelaran munaslub memang sempat ditunda karena adanya sekelompok orang yang mengatasnamakan Angkatan Muda Partai Berkarya (AMPB) yang mengawal kedatangan Tommy Soeharto dan Priyo Budi Santoso ke arena munaslub. Tommy kemudian membubarkan munaslub karena dinilai illegal dan inkonstitusional olehnya.

Bahkan, sebelum munaslub digelar, kelompok yang mengaku AMPB melakukan sejumlah aksi merusak barang munaslub. Namun, pada akhirnya, munaslub tetap digelar dengan menghasilkan sejumlah keputusan seperti yang telah dijelaskan di atas.

Keputusan Munaslub Berkarya mendukung pemerintahan Jokowi sebetulnya bukan hal yang

mengagetkan. Sebab, pada Pilpres 2019 lalu, Muchdi merupakan salah seorang elite Berkarya yang mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf.

Muchdi memilih Jokowi karena dinilai telah berbuat banyak selama menjadi presiden periode pertama. Bahkan, Muchdi sempat menghadiri deklarasi dukungan purnawirawan TNI ke Jokowi-Ma'ruf. Tepatnya pada 11 Februari 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

"Yang pertama karena saya melihat Pak Jokowi ini sudah berbuat banyak selama 5 tahun ini. Itu jelas pembangunan yang dirasakan oleh masyarakat dan rakyat Indonesia sudah jelas kan," sebut Muchdi ketika itu. Dia menjelaskan alasan mendukung Jokowi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel