Beneran Nih Singapura Krisis Seperti Ucapan Tengku Zul?


BACA JUGA:



Netizentalk.id - Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain atau Tengku Zul ikut menyoroti sejumlah negara di Asia yang mengalami resesi ekonomi sebagai dampak pandemi virus corona atau Covid-19.

Diketahui, Singapura, Korea Selatan, dan Hong Kong mengakui negaranya tengah mengalami resesi.

Bahkan, dalam akun Twitternya, Tengku Zul sempat mengomentari terkait resesi Singapura. Dia menyebut Singapura adalah negara jasa tanpa sumber daya alam (SDA) yang ekonominya minus 40%.

"Singapore sudah mengumumkan bahwa negaranya krisis. Sebagai negara jasa tanpa Sumber Daya Alam, Pertumbuhan Ekonominya skrg minus 40%. Kapan Indonesia mengumumkan krisis Ekonomi telah melanda negeri ini? Masih malu? Atau takut? Atau yakin meroket? Atau...? Entahlah, Buyung...!" cuitnya dalam akun Twitternya, seperti dikutip, Kamis (6/8/2020).

Terkait itu, Staf Khusus Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo membalas cuitan Tengku Zul.

Ia mengatakan bahwa Singapura hanya mengumumkan resesi bukan krisis. Sambungnya, ia mengatakan resesi yang terjadi karena pertumbuhan ekonomi Singapura minus pada kuartal I dan kuartal II.

Jelasnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I masih tumbuh positif 2,97% dan kuartal II belum diumumkan oleh BPS.

"Pak Ustadz @ustadtengkuzul ysh, Sejauh saya tahu Singapore mengumumkan resesi bukan krisis. Itu karena pertumbuhan ekonomi Singapore Triwulan I dan II negatif. Pertumbuhan ekonomi kita di Triwulan I masih positif 2,97%, Triwulan II blm diumumkan BPS. Sabar sikit ya Pak Ustadz!," cuit Yustinus.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel