Sempat Viral, Surat Kadisdik di Jambi Minta Jatah Makan ke Kantin Ditarik


BACA JUGA:



Netizentalk.id - Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Muaro Jambi, Suriadin, menarik kembali surat edaran tentang partisipasi biaya listrik hingga makanan dari pengelola kantin di kantornya. Surat tersebut sempat viral.

"Sudah kita tarik kembali surat itu, surat itu sudah lama juga, dan belum sampai terlaksana. Memang sudah diedarkan di kantin tetapi sudah kita tarik lagi," kata Suriadin saat dimintai konfirmasi, Jumat (7/8/2020).

Dia mengatakan surat edaran bernomor 028/498/Disdikbud/2020 itu tak pernah terlaksana. Suriadin menegaskan dirinya tak pernah menarik jatah makan dari kantin.

"Walau surat itu sudah beredar tetapi kita tidak pernah melaksanakannya. Untuk makan saya tidak pernah ada makan di kantin sini dan itu tidak pernah berjalan, sekarang surat itu juga sudah ditarik," ujar Suriadin.

Dia mengatakan pengelola kantin diminta ikut berpartisipasi membayar listrik dan air PDAM karena selama ini tak pernah dikutip. Namun, surat edaran itu ditarik lagi karena pengelola kantin keberatan.

"Selama ini ia tidak pernah bayar, saya tak tahu. Jadi maksudnya supaya dia (pengelola kantin) dapat bantu juga. Tetapi jika itu keberatan ya sudah kita tarik lagi, tetapi jangan sampai boros pemakaian listrik dan airnya," ujar Suriadin.

Sebelumnya, salinan surat edaran Dinas Pendididikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Muaro Jambi tentang pengelola kantin di lingkungan kantornya viral di media sosial. Tertulis pengelola kantin diminta memberi jatah konsumsi ke Kadisdikbud dan tamunya.

Dalam surat itu, tertera surat edaran mulai berlaku per tanggal 15 Juli 2020. Surat itu diteken Suriadin dan terdapat stempel Disdikbud Muaro Jambi.

Ada tiga poin yang diminta kepada pengelola kantin di dalam surat edaran itu. Pertama, menjaga kebersihan. Kedua, berpartisipasi dalam pembayaran beban biaya listrik dan PDAM. Soal jatah makan ada di poin ketiga.

"Berpartisipasi untuk konsumsi kepala dinas dan tamu kepala dinas," tulis poin di surat itu.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel